Rabu, 21 Desember 2011

[diary][motivation] Kejelekan Menjadi Motivasi

    Hookeeee...eeh sekian lama tidak menulis blog akhirnya mahasiswa yang bersahaja ini beraksi lagi. Kali ini bukan tentang ilmu teknologi dan sebagainya melainkan ilmu tentang perjuangan. /no (baru kali ini ada kata-kata bagus di blogku yang tanpa pengunjung ini /sepi). Karena pada saat tulisan ini dibuat adik kelasku yang mau masuk perguruan tinggi lagi pada stress sampe-sampe ada yang ngirim messegae di fb buat motivasi dia. {/terharu moga-moga dia di tempatkan di perguruan tinggi yang terbaik untuk dia. Amin}.
    Kenapa judul blognya "Kejelekan Menjadi Motivasi" /hmm itu karena saya dulu sma yang semula dari ranking 35 (pas kelas 2 atau semester 2 saya lupa, kapan-kapan tak liat ancient rapot ku) naik kasta ke ranking 37 dari 38 siswa dan yang lebih hebatnya lagi begitu juga dengan Ujian Nasional ku, sungguh membanggakan /ngupil. (kapan-kapan tak kasih jepretan rapot + SKHUN ku ah)
Selanjutnya tulisan ini akan menggunakan bumbu-bumbu bahasa ngapak /wahaha
     Okeh bagaimana inyong bisa sampai seperti ini belajar di UGM (bukannya sombong tapi hanya bentuk rasa syukur pada yang Maha Kuasa) dan dan apa yang inyong lakukan. Sesuai dengan message inyong yang nyong send ke orang yang minta tips dari saya maka ini yang saya tulis dan yang inyong lakukan :
  • dirikanlah sholat malam {sekarang kurang bisa melakukan itu karna kesibukan yang tidak terlalu padat jadinya ga bisa bagun tengah malam /omg}
  • berdo'a pada yang maha kuasa "ya Allah berilah hambamu ini yg terbaik" {Alhamdullillah sampe sekarang masih inyong lakoni}
  • ikhtiar (walaupun ikhtiarnya kejauhan ky saya dulu tapi ternyata pas kuliah bermanfaat banget)
  • minta restu dari ortu {Critical/Krusial}
  • berdo'a lagi "ya Allah kabulkanlah do'a dari kedua org-tuaku" (hehe, setelah direstui biasanya ortu berdo'a untuk anaknya)
    Lalu bagaimana inyong ikhtiar. Kalo boleh jujur (sebenernya pingin bo'ong sih. :p) sebenernya belajar si belajar, tapi yang dipelajari ga karuan. (bisa diliat di postingan saya terdahulu yang ada embel-embel [diary] -> CTRL + F ketik diary).
     Nah, yang jadi pertanyaan gimana caranya membangun semangat untuk belajar. Begini caranya:
  1. Dari awal banyakin main. Lho kok main? Semakin banyak main maka anda akan semakin ga suka main karna jenuh. Nah saat anda jenuh ini cobalah untuk belajar pasti langsung encer. Karna pada mental seseorang pada saat orang jenuh bersenang-senang maka orang akan mencari kegiatan lainnya dan biasanya kegiatan yang cenderung bermanfaat. /ngantuk
  2. Mantapkan dan benarkan niat pada saat belajar. Anda belajar karna Allah lillahita'ala (disamping juga untuk membahagiakan ortu dan membuat diri anda berguna untuk masyarakat kedepannya nanti. "Sesungguhnya sebaik-bainya orang adalah orang yang berguna untuk orang lain")
  3. Yakinlah setiap anda belajar ada sesuatu yang baru. Dan biasanya hal baru itu menyenangkan + menantang. Jika tidak suka tantangan cobalah untuk menyukainya (tapi jangan nantang)
  4. [Penting] Punya cita-cita yang mulia. Pas workshop nano satelit inyong entuk petuah dari ketua prodiku tercinta dengan omongan ngawur ditambah bumbu-bumbu bahasa jawa yang nyleneh beliau berkata "saya pingin satelit jadi mainan anak-anak". Itu bukanlah kata-kata petuah, kata mutiara petuahnya yang ini "sering-sering lah sharing, karna setiap kebaikan yang kita lakukan pasti dibalas berlipat ganda".
    /capeknya akhirnya selesai juga tulisane inyong mogi-mugi Gusti Allah ngridhoi. Amin

  

0 wong sing ngomong:

Poskan Komentar